Karawang kembali menunjukkan geliatnya dalam membangun sektor pariwisata lokal berbasis edukasi dan budaya. Kali ini, giliran Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran, yang tengah merintis sebuah proyek wisata yang menjanjikan, yaitu Taman Mandar. Proyek ini tidak hanya berfokus pada keindahan alam dan hiburan keluarga, tetapi juga pada edukasi, pelestarian budaya lokal, serta pengembangan ekonomi masyarakat desa.
Proses Pembangunan Taman Mandar
Taman Mandar saat ini berada dalam tahap awal pembangunan dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah desa, masyarakat lokal, dan lembaga pemberdayaan seperti Smesgo. Lahan yang cukup luas telah disiapkan, dan sejumlah fasilitas sedang mulai dirancang serta dibangun secara bertahap, di antaranya:
- Aviary atau Taman Burung: Menjadi pusat edukasi keanekaragaman hayati, khususnya jenis-jenis burung lokal dan eksotis, sekaligus sarana rekreasi keluarga.
- Playground: Area bermain untuk anak-anak yang dirancang aman dan menyenangkan, mendukung pengembangan motorik dan interaksi sosial mereka.
- Mini Theater: Ruang pertunjukan kecil untuk pemutaran film edukatif, pertunjukan seni lokal, dan diskusi komunitas.
- Museum Galeri Lokal: Tempat pameran artefak, foto-foto sejarah, kerajinan tangan, serta budaya masyarakat Karawang khususnya wilayah Tempuran.
- Kolam Renang Edukasi: Kolam renang yang tidak hanya untuk rekreasi tetapi juga pembelajaran seperti pelatihan renang dan pengenalan ekosistem air.
Pembangunan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana warga desa turut dilibatkan sebagai tenaga kerja, penyedia bahan lokal, hingga perancang konten wisata edukatifnya.
Potensi Wisata Edukasi di Taman Mandar
- Destinasi Keluarga dan Pelajar
- Taman Mandar dirancang sebagai tempat ideal untuk field trip sekolah, studi alam, serta rekreasi keluarga. Kehadiran aviary dan museum lokal menjadikannya unik di wilayah Karawang yang belum banyak memiliki wisata berbasis edukasi.
- Pelestarian Budaya Lokal
- Museum galeri di dalam Taman Mandar dapat menjadi media dokumentasi sejarah, kisah masyarakat desa, dan pelestarian seni tradisional yang nyaris terlupakan. Ini membuka ruang bagi regenerasi budaya lokal Karawang.
- Mendorong Ekonomi Kreatif Desa
- Kehadiran wisatawan akan membuka peluang baru bagi UMKM desa, seperti kuliner khas, kerajinan, hingga jasa pemandu lokal. Ini menjadi pengungkit ekonomi dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada sektor pertanian semata.
- Ruang Inklusif untuk Komunitas
- Mini theater dan taman terbuka akan menjadi titik kumpul baru untuk kegiatan sosial, pelatihan, dan pertunjukan. Masyarakat akan memiliki ruang publik yang produktif dan menyenangkan.
- Mendukung Green Tourism
- Dengan konsep terbuka dan penuh vegetasi, Taman Mandar bisa menjadi percontohan wisata berwawasan lingkungan di wilayah Karawang bagian utara yang selama ini belum banyak tersentuh konsep ekowisata.
Penutup
Taman Mandar bukan sekadar proyek wisata biasa, melainkan investasi masa depan bagi pendidikan, budaya, dan ekonomi desa. Jika pembangunan berjalan sesuai rencana dan terus mendapat dukungan lintas sektor, bukan tidak mungkin Taman Mandar akan menjadi ikon wisata edukatif baru di Karawang, bahkan Jawa Barat.
Bagi para pemerhati pariwisata, pendidik, dan wisatawan keluarga, Taman Mandar di Pagadungan adalah destinasi yang layak ditunggu kehadirannya. Sebuah taman yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mencerahkan.